Panasnya Mekah saat Haji dan Umroh

Share on :

Panasnya Mekah saat Haji dan Umroh | Tips bagaimana Menyikapi Panasnya Mekah saat Haji dan Umroh |


Assalamualaikum. Alhamdulillah kali ini Travelhajiumroh bisa sedikit berbagi dan sharing. dalam tulisan sebelumnya tlah di ulas mengenai Jamaah Haji Indonesia di madinah. Dalam kesempatan ini TravelHajiUmroh akan membahas mengenai Tips bagaimana Menyikapi Panasnya Mekah saat Haji dan Umroh


Suhu Mekah yang terletak di arab saudi memang cukup panas, dan merupakan hal yang biasa. Ini dikarenakan Arab Saudi yang letaknya di daerah gurun pasir sangat berpotensi mengandung udara yang panas. Apabila musim panas datang, cuaca panas di Arab Saudi bisa mencapai 50 derajat celcius. Belum lagi badai debu yang kerap datang ketika musim panas.


Tidak sedikit Dampak negatif bagi kesehatan jamaah haji umroh dari Perubahan cuaca dan pengaruh cuaca panas tanah Arab. misalnya adalah dehidrasi, kerusakan ginjal atau sunstroke, pengaruh ringan terhadap saluran pernafasan juga berbahaya.

Langsung saja kita menuju ke Point utama tentang Tips bagaimana Menyikapi Panasnya Mekah saat Haji dan Umroh berikut ini:

1. Jamaah haji atau umrah yang ingin melakukan thawaf, panasnya bisa bertambah lagi dengan pengapnya udara karena berdesak-desakan. Oleh karena itu, Sebaiknya melakukan thawaf di siang hari kala panas terik matahari sangat tidak dianjurkan. Jika anda ingin melakukan Thawaf pilihlah waktu pagi, sore atau malam, karena ini dapat menghindari teriknya panas matahari.

2.Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Pelayanan Dua Tanah Suci banyak memberikan fasilitas kemudahan untuk jamaah haji. Sesuai dengan programnya untuk berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik untuk jamaah yang datang.

Salah satu fasilitas yang sangat bermanfaat adalah dengan memasang Air Conditioner (AC) di bawah lantai marmer Masjidil Haram kemudian dialiri dengan air dingin. Hal tersebut bertujuan untuk mendinginkan lantai marmer sehingga lantai Masjidil Haram tetap terasa dingin walau diterpa sinar matahari yang sangat panas.

3.Di Padang Arafah, Pemerintah Arab Saudi juga memasang pemancar air yang bertujuan menetralisir udara gurun yang sangat panas. Tapi ajaibnya, terkadang tiba-tiba saja berhembus udara yang sejuk di tengah-tengah panas tersebut. Biasanya udara tersebut berhembus sebelum waktu Ashar datang.

4.Fasilitas lain yang bisa dimanfaatkan jamaah berupa air minum yang tersedia di beberapa titik strategis di Makkah dan Madinah. Jamaah bisa mendapatkan air minum gratis yang sudah disediakan untuk mencegah dehidrasi karena panas.

5.Untuk menghindari panas yang sangat menyengat, sangat dianjurkan bagi jamaah untuk menggunakan payung. Hal tersebut diperbolehkan ketika ihram. Tapi memakai topi dan penutup kepala memang tidak diperbolehkan.

6. memakai Krim pelembab kulit dan wajah juga boleh digunakan. Jubah Arab yang banyak dijual juga layak untuk dicoba jika telah selesai berihram. harganya pun bervariasi mulai dari 40 sampai 200 riyal. Jubah juga efektif mengurangi panas.


Demikian Tips mengenai Bagaimana menyikapi panasnya mekah saat haji umroh, semoga bermanfaat.

10 out of 10 based on 99 rating. 1 user reviews.
Konsultan :
ZAENAL ABIDIN
Telp :
# /
Mobile:
0822-1615-2255
E-mail :
zaenal.us@gmail.com

Baca juga Info Haji Plus dan Umrah Lainnya:

Berlangganan Info Haji Umrah
Follow us on:
facebook twitter gplus pinterest rss
.0

0 comments:

Posting Komentar

Untuk Informasi, Konsultasi, Pendaftaran Haji Khusus dan Umrah Reguler Silahkan hubungi kami