Ka'bah dan Gua Hira (haji dan umrah)

Share on :


Ka'bah dan Gua Hira (haji dan umrah)

Gua Hira, merupakan tempat sangat bersejarah, dimana pertama kalinya Rasulullah mendapatkan wahyu dan pertama kalinya umat Muhammad diperintahkan untuk membaca. Sebagaimana perintah Allah dalam surat Al-Alaq ayat pertama "Iqra' ".

Setelah menyelesaikan thawaf  mengelilingi Ka'bah yang termasuk rukun haji dan umrah, jamaah haji dan umrah bisa pergi menuju utara Makkah. Lima kilo meter kemudian, akan menuju Jabal Nur dengan jalan yang menanjak dengan tinggi 200 meter. Jabal Nur bagaikan batu besar yang ditancapkan Allah di muka bumi ini, tak ada lapisan apapun kecuali permukaan batu yang licin, mengilap, menyilaukan, dan licin.

Banyak sampah yang terbengkalai dan pengemis yang menunggu uluran tangan kami, serta monyet kelaparan dan kehausan yang sewaktu-waktu bisa saja menarik tas jamaah dengan paksa. Tidak banyak jamaah haji dan umrah yang tertarik dengan Gua Hira, mungkin karena jarak perjalanan atau mungkin karena banyak hal yang akan mereka temukan di perjalanan.

Dari puncak Jabal Nur, untuk menuju Gua Hira harus turun beberapa anak tangga, ada celah kecil yang harus dilewati. Gua Hira terletak diantara dua batu besar yang sangat dalam dan sempit. Hanya cukup untuk tidur tiga orang saja, di ujung kanan terdapat lubang yang dapat dipergunakan untuk memandang kawasan bukit dan gunung Kota Mekkah. Dari lubang kecil itu terlihat Ka'bah dengan megahnya berdiri di tengah tanah haram yang dimuliakan. Ini menunjukkan bahwa gua tempat Rasulullah ber-tahannus adalah gua pilihan yang sangat istimewa.


10 out of 10 based on 99 rating. 1 user reviews.
Konsultan :
ZAENAL ABIDIN
Telp :
# /
Mobile:
0822-1615-2255
E-mail :
zaenal.us@gmail.com

Baca juga Info Haji Plus dan Umrah Lainnya:

Berlangganan Info Haji Umrah
Follow us on:
facebook twitter gplus pinterest rss
.0

0 comments:

Posting Komentar

Untuk Informasi, Konsultasi, Pendaftaran Haji Khusus dan Umrah Reguler Silahkan hubungi kami