Ibadah Haji menguji mental dan Kesabaran

Share on :

INFO - BIAYA - HARGA - ONGKOS - DAFTAR - PAKET - JADWAL - SYARAT - BIRO - PERJALANAN - PENYELENGGARA - MANASIK - IBADAH - TOUR - AND | TRAVEL HAJI | DAN - UMRAH - UMROH - KHUSUS - PLUS - DI JAKARTA - DI BANDUNG - 2011 - 2013 - DI SURABAYA - DI MEDAN - MURAH - ONH - INDONESIA - KUOTA - DEPAG - KBIH

Ibadah Haji menguji mental dan Kesabaran

TravelHajiUmroh dan segenap keluarga besar Biro Travel Umroh di Jakarta mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H, Selagi masih dalam suasana hangat silaturahim iDul fitri. TravelHajiUmroh kali ini akan menyajikan dengan tema pengalaman Haji seorang Jamaah dalam membimbing dan menjadi ketua rombongan Haji. Sajian kali ini tepatnya berjudul Ibadah Haji menguji mental dan Kesabaran.

Melaksanakan rukun Islam yang Kelima di Tanah Suci merupakan suatu pengalaman yang menggetarkan. Biasanya calon jamaah haji hanya bisa membayangkan bagaimana keadaan di Tanah Suci Makkah. Namun, setelah merasakan sendiri berdiri di depan Ka’bah, ia tidak bisa mengatakan apa-apa selain berucap syukur ke hadiratNya.

Gemetar, merinding, segala rasa bercampur aduk adalah perasaan yang biasa bagi jamaah haji yang baru pertama kalinya melaksanakan Haji. Pengalaman mengunjungi ka'bah dan Baitullah menjadi sebuah pengalaman yang tidak akan pernah bisa dilupakan oleh setiap Muslim. tidak salah jika ada yang mengatakan bahwa Ibadah Haji menguji mental dan Kesabaran.

Salah satu Pengalaman mengenai Haji diungkapkan kusmayanto (Mantan Rektor ITB), bahwa :”Dalam melaksanakan Ibadah Haji mental dan kesabaran saya benar-benar ditempa dan diuji. Saya harus memberikan pengertian kepada mereka untuk melakukan sesuatu yang saya suruh. Itu pun ternyata tidak gampang,” Demikian ungkapnya mengenai pengalamannya bahwa Ibadah Haji menguji mental dan Kesabaran.

Misalnya, ketika kendaraan yang ditumpangi terjebak kemacetan misalnya. Ia pun berinisiatif meminta agar rombongannya berjalan kaki menuju tempat tujuan. Tapi apa akibatnya? Respon keras pun berdatangan dari anggota rombongan. Bahkan tidak sedikit yang emosi. menghadapi keadaan seperti itu, Kusmayanto mencoba tetap sabar dan memberi pengertian. ”Saya bilang, kalau kita tetap disini, enam jam pun belum tentu sampai. Tetapi kalau kita berjalan, Insya Allah 45 menit bisa sampai tujuan,” kenangnya.
Terlebih lagi, di antara anggota rombongannya terdapat beberapa jamaah yang sudah berusia tua dan tidak sanggup lagi berjalan. Oleh karena itu, Kusmayanto meminta bantuan teman-temannya yang berbadan sehat untuk membantunya.”Dengan cara seperti itu membuat rombongan kami tidak terjebak macet, dan lebih cepat sampai tujuan.Itulah buahnya kesabaran.”

Selain harus sabar dan tawakal, menjadi ketua rombongan juga membuat Kusmayanto tidak dapat menajalankan ritual haji sebanyak jamaah lainnya. Sebab, ada saja yang harus deikerjakannya. Bahkan ia harus bolak-balik ke rumah sakit mengantar salah satu anggotanya yang melakukan cuci darah. Meskipun demikian, lagi-lagi Kusmayanto memetik satu pelajaran cukup berharga tentang kesabaran dan tawakal dalam melayani umat Allah di Tanah Suci.

Ibadah Haji menguji mental dan Kesabaran

Demikian sedikit pengalaman haji sebagai Ibadah yang menguji Mental dan kesabaran selain sebagai Ibadah yang penuh dengan Makna dan simbol seperti yang pernah dijelaskan oleh TravelHajiUmroh. Semoga bermanfaat artikel ini yang membahas mengenai Ibadah Haji menguji mental dan Kesabaran.

Source : JurnalHaji.Com - PusatHaji.Com

10 out of 10 based on 99 rating. 1 user reviews.
Konsultan :
ZAENAL ABIDIN
Telp :
# /
Mobile:
0822-1615-2255
E-mail :
zaenal.us@gmail.com

Baca juga Info Haji Plus dan Umrah Lainnya:

Berlangganan Info Haji Umrah
Follow us on:
facebook twitter gplus pinterest rss
.0

0 comments:

Posting Komentar

Untuk Informasi, Konsultasi, Pendaftaran Haji Khusus dan Umrah Reguler Silahkan hubungi kami