TRAVELHAJIUMROH.WEB.ID – Setiap jamaah haji pasti menginginkan dapat melaksanakan ibadah haji dengan nyaman dan khusyu'. Tentunya mereka harus mengerti dan memahami Cara dan manasik haji seerta Tips manasik Haji dengan Nyaman. karena Ibadah haji merupakan ibadah fisik, yang prosesinya tidak sedikit dan tidak jarang sangat melelahkan. Bila kita mengerjakannya tanpa ilmu dan Niat yang tulus, niscaya hanya lelah yang didapat.
Prosesi ibadah haji memakan waktu berhari-hari. Untuk Haji reguler biasanya memakan waktu sekitar 40 harian, sedangkan haji Khusus ONH Plus biasanya 26 harian. dimulai pada tanggal 8 Dzulhijah berangkat ke Arafah untuk wukuf esok harinya, kemudian mabit di Muzdalifah, Mabit di Mina untuk melontar jumrah (tanggal 10, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah), sampai pelaksanaan Tawaf Ifadhah dan waktu kembali ke tanah air.
Berikut ini Ada beberapa Tips Manasik haji dengan nyaman yang bisa anda terapkan selama menjalankan ibadah haji, diantaranya adalah:
Di Arafah
1. Membawa Bekal camilan/ makanan kering secukupnya ketika hendak berangkat ke Arafah,jika makanan belum disiapkan oleh petugas Maktab tidak khawatir, terutama bagi anda yang sering ngemil. Jangan membawa barang terlalu banyak karena akan memberatkan dan menyulitkan anda sendiri.
2. Membawa alas berupa perlak atau plastik secukupnya. Karena di Arafah hanya disediakan kemah dan alas yang terbuat dari kain terpal, tak jarang kotor dan berdebu. Fungsi perlak atau plastik tersebut untuk alas tidur kita selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
3. Beristirahat/tidur pada pagi hari tanggal 9 Dzulhijah setelah makan pagi, sehingga badan bisa segar kembali ketika waktu wukuf tiba. Hal ini perlu dilakukan karena setelah wukuf selesai (menjelang Maghrib/matahari terbenam) kita tidak bisa tidur lagi sebab jamaah haji akan diberangkatkan ke Muzdalifah untuk Mabit di sana. Sedangkan di Muzdalifah sendiri kita tidak bisa tidur karena di tempat terbuka dan suasananya tidak memungkinkan.
4. Carilah waktu-waktu tertentu yang agak longgar jika hendak ke kamar mandi di Arafah.
Biasanya pukul 04.30 – 06.00 WAS (Waktu Arab Saudi) adalah saat di mana kamar mandi di Arafah penuh sesak. Jika ingin mandi sebaiknya di atas jam 09.00 WAS biasanya antrian kamar mandi tidak terlalu penuh.
Di Muzdalifah
Tetap berkumpul dengan rombongan. Jangan sampai terpisah dengan rombongan sebab di Muzdalifah jamaah haji berkumpul dengan seluruh jamaah haji Indonesia. Setiap maktab diberi tempat mabit sendiri-sendiri, hanya ditandai dengan pintu palang yang diberi nomor maktab.
Jika anda salah nomor maktab, maka anda akan diberangkatkan ke kemah di Mina yang berbeda dengan Maktab anda. Otomatis anda akan terpisah dengan rombongan anda.
Disunahkan mencari kerikil di Muzdalifah. Di sekitar toilet telah disediakan kerikil dalam jumlah yang banyak. Anda bisa mencarinya di sana.
Di Mina
Beristirahatlah dengan cukup untuk memulihkan tenaga. Di Mina ini jamaah haji akan melaksanakan melontar jumrah. Jarak terdekat kemah jamaah haji Indonesia dengan tempat melontar jumrah (Jamarat) sekitar 2,5 km, jarak terjauh sekitar 5 km.
Oleh karena itu, fisik dan kesehatan harus tetap dijaga agar ibadah haji Anda tidak terganggu. Banyak jamaah haji yang jatuh sakit setelah dari Mina karena kondisi fisik mulai merosot (drop). Sehingga diharapkan setiap jamaah haji mengetahui Tips Manasik haji dengan nyaman agar dapat malaksanakan Ibadah Haji dengan penuh kenyamanan dan kekhusyuan. karena Naik haji bukan waktu yang sebentar dan membutuhkan tenaga yang optimal diantara kumpulan jutaan jamaah haji dari seluruh umat muslim dunia.
Sumber : JurnalHaji.Com
10 out of 10 based on 99 rating. 1 user reviews.
- Konsultan :
- ZAENAL ABIDIN
- Telp :
- # /
- Mobile:
- 0822-1615-2255
- E-mail :
- zaenal.us@gmail.com
Baca juga Info Haji Plus dan Umrah Lainnya:

0 comments:
Posting Komentar
Untuk Informasi, Konsultasi, Pendaftaran Haji Khusus dan Umrah Reguler Silahkan hubungi kami