Merokok ketika Berhaji dan Umrah
Sebelum masuk dalam pembahasan rokok ketika melaksanakan Haji dan Umrah, ada baiknya kita melihat kepada fenomena rokok di indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara yang subur akan asap rokok. Bukan saja asapnya saja yang subur, yang lebih makmur adalah para pengusaha rokok di indonesia yang menari-nari diatas penderitaan orang lain karena telah menyebarkan bahaya merokok. Loh, kok begitu? iya, karena salah satu negara pembuat rokok saja cocntohnya amerika pembuat rokok marlboro, yang memiliki program mengurangi jumlah perokok dengan cara melarang iklan rokok dan menaikan bea cukai rokok, sehingga harga eceran rokok perbungkus sekitar $12 Usd atau seratus ribuan lebih. walhasil, jumlah perokok disana berkurang hingga 50% lebih.Sedangkan di Indonesia bebasnya peraturan Iklan rokok dan murahnya harga rokok membuat pegiat dan aktifis rokok di indonesia semakin bertambah, bahkan anak pelajar SD sekalipun tidak sedikit yang tergoda menjadi perokok aktif. padahal Bahaya Rokok mengandung kurang lebih 4000 elemen-elemen, dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida. Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru. Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini bersifat karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan. Karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen.
Kembali kepada pembahasan mengenai "Merokok ketika Berhaji dan Umrah"smoga dapat membantu Anda dalam menunaikan ibadah haji dan Umrah. Bagi Anda yang akan berangkat umrah dan haji sedangkan Anda seorang perokok aktif, maka Anda dapat menyiapkan bekal rokok Anda (ketentuannya maksimal boleh membawa 2 pack / slop. Perlu Anda ketahui memang harga rokok disana (Arab Saudi) sangat mahal, kurang lebih 12 Riyals untuk 1 bungkus.
Tidak ada larangan resmi membawa rokok ketika pergi haji dan umrah, tapi biasanya jika melebihi 2 pak, maka barang Anda akan disita di embarkasi di Indonesia karena Anda dicurigai akan berdagang bukan untuk dikonsumsi sendiri. Jika ketahuan di Indonesia maka rokok tersebut akan diserahkan ke petugas PPIH. Namun jika ketahauannya di imigrasi Arab Saudi mungkin disita begitu saja, atau ada proses hukum lebih lanjut.
Sebenarnya ketika di Arab Saudi Anda tidak sebebas merokok sebagaimana ditanah air. Lihat-lihatlah dahulu area yang memang tidak bermasalah untuk menikmati rokok, dan yang lebih penting adalah Anda juga bisa menghormati orang yang tidak merokok. Banyak himbauan akan bahaya rokok yang dipasang dibeberpa lokasi di Arab Saudi. Selanjutnya Pilihan ada ditangan Anda, mau bawa rokok dari tanah air atau beli disana. Beruntung Anda yang tidak merokok karena minimal satu urusan mempersiapkan logistik rokok tidak jadi pikiran. Demikian beberapa informasi mengenai Merokok ketika Berhaji dan Umrah. semoga bermanfaat bagi jamaah haji atau umrah yang memiliki kebiasaan merokok.
Penelusuran yang terkait dengan bahaya merokok :
akibat merokok
artikel bahaya merokok
bahaya merokok bagi pelajar
kandungan rokok
gambar bahaya merokok
bahaya merokok bagi kesehatan
bahaya minuman keras
makalah bahaya merokok
Sumber : Abusyafwan.blogspot.com, Haji-indonesia.com
10 out of 10 based on 99 rating. 1 user reviews.
- Konsultan :
- ZAENAL ABIDIN
- Telp :
- # /
- Mobile:
- 0822-1615-2255
- E-mail :
- zaenal.us@gmail.com
Baca juga Info Haji Plus dan Umrah Lainnya:

0 comments:
Posting Komentar
Untuk Informasi, Konsultasi, Pendaftaran Haji Khusus dan Umrah Reguler Silahkan hubungi kami