Mempersiapkan diri Sebelum Melaksanakan Haji dan Umroh

Share on :

Haji dan umroh-Labaikaallahuma labaik, Bergetar hati ini ketika mendengar sekaligus mengucapkannya. pasalnya bukan hanya sekedar kalimat, tapi kalimat yang mengandung arti bahwa kehadiran kita kepada Allah SWT, Allah yang menciptakan seluruh jagat raya ini, Allah yang menciptkan jiwa-jiwa ini

Peminat Ibadah Haji  dan Umroh Di Indonesia 

Ibadah haji dan umroh
Indonesia adalah negara Muslim terbesar di dunia, Pada tahun 2010 umat islam di Indonesia Ada sekitar 85,2% atau 199.959.285 jiwa dari total 234.693.997 jiwa penduduk (wikipedia indoneisa). Pantas saja jika ibadah haji dan umroh banyak peminatnya bahkan mereka rela antri 3 sampai 15  tahun untuk merealisasikan ibadah haji tersebut. Ini bukti bahwa tertanam keimanan yang kuat dalam diri setiap muslim di indonesia

Dalam sebuah hadits Rasulullah di katakan “Umroh ke Umroh adalah penghapus dosa antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada pahala baginya selain Syurga” {HR. Bukhari dan Muslim}. Kami berharap dengan adanya hadis rasulullah tersebut umat muslim di indonesia semakin menguatkan niatnya untuk melaksanakan ibadah haji dan umroh

Persiapan Dalam Melaksanakan Ibadah Haji Dan Umroh

Dalam melaksanakan ibadah haji dan umroh diperlukan beberapa pesiapan agar mendapatkan haji dan umroh  yang maqbuallah, beberapa pesiapan tersebut sepertii faktor kesiapan materi, fisik, dan ke ilmuan dan selain kesiapan tiga hal tersebut diperlukan pula faktor-faktor yang lain  seperti :

 1. Kesabaran

Mengapa faktor kesabaran ini menjadi penting dalam menjalani ibadah haji dan umroh ?? karena dalam melaksanakan ibadah tersebut kerap kali kita diuji kesabarannya oleh Allah SWT, mulai dari kaki melangkah keluar dari pintu rumah sampai kembalinya lagi. Karena perlu anda ketahui ibadah umroh merupakan “training” peningkatan kualitas ketahanan diri dari kondisi dan situasi bernuansa “mihnah” (cobaan/ujian). dan tahukah anda bahwa kesabaran adalah kunci meraih Umroh Maqbullah.

2. TAKWA

Takwa mempunyai beberapa makna, antara lain :
  • Rasa takut kepada Allah yang membuahkan muraqabah (rasa pengawasan Allah SWT, yang kemudian menghasilkan sikap dan prilaku taat kepada Allah SWT.
  • Sensitif terhadap kemaksiatan, sehingga berupaya menjauhkannya
  • Antusias mengamalkan ibadah dengan benar dan tepat, baik kualitas maupun kuantitas, dengan tepat memperhatikan tawazun (keseimbangan)
  • Qirah (kecemburuan / kecenderungan yang kuat) terhadap nilai dan ajaran Allah swt, sebagai sumber kebenaran yang mutlak.
3. Tawadhu

Sama halnya seperti takwa, tawadhu juga mempunyai beberapa makna ;
  • Rendah hati di hadapan hukum Allah swt.
  • Sikap tunduk dan patuh kepada segala pesan-pesan Allah melalui kekasih-Nya (Nabi Muhammad saw)
  • Rendah hati dalam mengamalkan taat dengan tidak merasa cukup dan merasa lebihbaik dari orang lain.
  • Sikap lemah lembut kepada sesama, mengedepankan sikap mahabbah (cinta kasih) karena Allah dan ukhuwah islamiyah.
4. Tawakkal
tawakkal merupakan sikap mujahadah (upaya dan kerja keras) dalam ketaatan dan amal shalih, dilakukan dengan cara serius dalam rangka meraih kebaikan dunia dan akhirat. Berdo’a kepada Allah swt dengan sikap penuh ketundukan dan kepasrahan hanya kepadaNya dengan keyakinan Dialah Yang Maha Adil, Maha Mengetahui dan Maha segalanya

Empat faktor tersebut diatas, merupakan sikap yang harus kita miliki dalam menjalankan ibadah haji dan umroh, karena selain faktor materi, ilmu, sikap pun mempengaruhi kesiapan diri kita dalam menjalankan ibadah haji dan umroh (umroh.me/umroh/persiapan-dalam-umroh.html)


Konsultan :
ZAENAL ABIDIN
Telp :
# /
Mobile:
0822-1615-2255
E-mail :
zaenal.us@gmail.com

Baca juga Info Haji Plus dan Umrah Lainnya:

Berlangganan Info Haji Umrah
Follow us on:
facebook twitter gplus pinterest rss
.0